GUITAR PLAYER VIDEO

GearGuide Magazines

MUSIK JAZZ DI INDONESIA


Ketika sedang gencar-gencarnya musik jazz dipasarkan di tanah air, nampak beberapa kendala telah merintangi sehingga musik ini belum mampu menjangkau seluruh lapisan masyarakat, namun justru cenderung menjadi elit dan eksklusif. Padahal kalau bersandar pada spirit yang dikandungnya jelas bahwa menjadi elit bukan merupakan tujuan penciptaan musik jazz, sebab jazz selalu “berdimensi pembebasan”. Kalau begitu barangkali ada mekanisme yang kurang tepat dalam sosialisasi jazz di tanah air sehingga hasilnya cenderung bias lapisan tertentu. Mempelajari jazz memang tidak semata-mata memahami dan menikmati gaya-gaya permainan yang ada tetapi alangkah bijaksana kalau juga memahmi dimensi historis dan ideologis yang dikandungnya dalam rangka menghindari bias-bias tertentu. Selengkapnya

Rhythm and blues


R&B (ditulis juga RnB, singkatan dari rhythm and blues) adalah genre musik populer yang menggabungkan jazz, gospel, dan blues, yang pertama kali diperkenalkan oleh pemusik Afrika-Amerika. Istilah ini pertama kali dipakai sebagai istilah pemasaran dalam musik di Amerika Serikat pada tahun 1947 oleh Jerry Wexler yang bekerja pada majalah Billboard.[1] Istilah ini menggantikan istilah musik ras dan kategori Billboard Harlem Hit Parade pada Juni 1949.[2] Tahun 1948, RCA Victor memasarkan musik kulit hitam dengan nama Blues and Rhythm. Frasa tersebut dibalik oleh Wexler di Atlantic Records, yang menjadi perusahaan rekaman yang memimpin bidang R&B pada tahun-tahun awal.[1]

Rhythm and blues (also known as R&B or RnB) is a popular music genre combining jazz, gospel, and blues influences, first performed by African American artists. The term was coined as a musical marketing term in the United States in 1947 by Jerry Wexler at Billboard magazine. It replaced the term race music (which originally came from within the black community, but was deemed offensive in the postwar world and the Billboard category Harlem Hit Parade in June 1949. The term was initially used to identify the rocking style of music that combined the 12 bar blues format and boogie-woogie with a back beat, which later became a fundamental element of rock and roll. In 1948, RCA Victor was marketing black music under the name Blues and Rhythm. The words were reversed by Wexler of Atlantic Records, the leading label in the R&B field in the early years. In Rock & Roll: An Unruly History (1995) Robert Palmer defines "Rhythm & Blues" as a catchall rubric used to refer to any music that was made by and for black Americans. In his 1981 book Deep Blues Palmer used "R&B" as a synonym for jump blues. Lawrence Cohn, author of Nothing but the Blues, writes that rhythm and blues was an umbrella term invented for industry convenience, which embraced all black music except classical music and religious music, unless a gospel song sold enough to break into the charts. By the 1970s, rhythm and blues was being used as a blanket term to describe soul and funk. Today the acronym R&B is almost always used instead of the full rhythm and blues, and mainstream use of the term refers to a modern version of soul and funk-influenced pop music that originated as disco became less favorable.

Indie Rock


Indie rock is alternative rock that most notably exists in the independent underground music scene. Genres or subgenres often associated with indie rock include lo-fi, post-rock, sadcore, C86, and math rock, to list but a few; other related (and sometimes overlapping) categories include shoegazing and indie pop.

In the United Kingdom, indie music charts have been compiled since the early 1980s. Initially, the charts featured bands that emerged with a form of guitar-based alternative rock that dominated the indie charts, particularly indie pop artists such as Aztec Camera and Orange Juice, the C86 jangle-pop movement and the twee pop of Sarah Records artists. Some definitive British indie rock bands of the 1980s were The Smiths, The Stone Roses and The Jesus and Mary Chain, whose music directly influenced 1990s alternative rock movements such as shoegazing and Britpop.

In the United States, the music commonly regarded as indie rock is descended from an alternative rock scene largely influenced by the movements of the 1970s and early 1980s and their DIY ethic. In the 1980s the term "indie rock" was particularly associated with the abrasive, distortion-heavy sounds of Hüsker Dü, Dinosaur Jr, Sonic Youth, Big Black, and others that populated American indie labels, separating them from jangly college rock bands like R.E.M. and 10,000 Maniacs, who, by the end of the decade, were signed to major labels. The late eighties band Pixies is said to be the main influence in 1990s-present indie rock.

Rock Music


Musik rock adalah genre musik populer yang mulai diketahui secara umum pada pertengahan tahun 50an. Akarnya berasal dari rhythm and blues, musik country dari tahun 40 dan 50-an serta berbagai pengaruh lainnya. Selanjutnya, musik rock juga mengambil gaya dari berbagai musik lainnya, termasuk musik rakyat (folk music), jazz dan musik klasik.

Bunyi khas dari musik rock sering berkisar sekitar gitar listrik atau gitar akustik, dan penggunaan back beat yang sangat kentara pada rhythm section dengan gitar bass dan drum, dan kibor seperti organ, piano atau sejak 70-an, synthesizer. Disamping gitar atau kibor, saksofon dan harmonika bergaya blues kadang digunakan sebagai instrumen musik solo. Dalam bentuk murninya, musik rock "mempunyai tiga chords, bakcbeat yang konsisten dan mencolok dan melody yang menarik".

Pada akhir tahun 60-an dan awal 70-an, musk rock berkembang menjadi beberapa jenis. Yang bercampur dengan musik folk (musik daerah di amerika) menjadi folk rock, dengan blues menjadi blues-rock dan dengan jazz, menjadi jazz-rock fusion. Pada tahun 70an, rock menggabungkan pengaruh dari soul, funk, dan musik latin. Juga di tahun 70an, rock berkembang menjadi berbagai subgenre (sub-kategori) seperti soft rock, glam rock, heavy metal, hard rock, progressive rock, dan punk rock. Sub kategori rock yang mencuat ditahun 80an termasuk New Wave, hardcore punk dan alternative rock. Pada tahun 90an terdapat grunge, Britpop, indie rock dan nu metal.

Sebuah kelompuk pemusik yang mengkhususkan diri memainkan musik rock dijuluki rock band atau rock group (grup musik rock). Rock group banyak yang terdiri dari pemain gitar, penyanyi utama (lead singer), pemain gitar bass, dan drummer (pemain drum), membentuk sebuah quartet. Beberapa group menanggalkan satu atau dua posisi diatas dan/atau menggunakan pennyanyi utama sebagai pemain alat musik disamping menyanyi, membentuk duo atau trio. Group lainnya memiliki pemusik tambahan seperti dua rhythm gitar dan atau seorang keyboardist (pemain kibor). Agak lebih jarang, penggunaan alat musik bersenar seperti biola, cello atau alat tiup seperti saksofon, terompet atau trombon.

A form of popular music arising from and incorporating a variety of musical styles, especially rhythm and blues, country music, and gospel. Originating in the United States in the 1950s, it is characterized by electronically amplified instrumentation, a heavily accented beat, and relatively simple phrase structure.

FREE Software Download

Watch TV on Computer
Template by : kendhin x-template.blogspot.com